CREATIVE THINKING MINGGU 3

Senin, 14 Maret 2022

Haloo, kembali lagi bersama saya. Di kelas pada minggu ini membahas banyak hal salah satunya tentang Ilmu Pengetahuan Sebagai Pembentuk Kreativitas. Kreativitas akan muncul ketika seseorang mampu menguasai ilmu pengetahuan dengan baik, karena pengetahuan merupakan dasar kreativitas. Karena pengetahuan merupakan hal yang penting, maka harus diselenggarakan pendidikan nasional. Pendidikan nasional diselenggarakan oleh pemerintah dan oleh masyarakat sebagai satu sistem. Berdasarkan hal tersebut maka berdirilah PTN dan PTS. Perguruan tinggi menjadi producer of knowledge yang menghasilkan ilmu pengetahuan setiap saat melalui penelitian yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa.


Perguruan tinggi memiliki fungsi :
1. Mendobrak mitos, bahwa perguruan tinggi hanya milik kaum elit. Padahal pada kenyataannya banyak beasiswa bagi semua golongan yang dapat meringankan biaya, atau bahkan mendapatkan uang saku untuk keperluan sehari-hari atau terkait pembelajaran.
2. Menumbangkan arti perguruan tinggi sebagai menara gading atau ivory tower, karena mahasiswa turun ke lapangan untuk ikut berjuang demi negara. Pada dasarnya mahasiswa selalu update terkait isu isu yang akan merugikan rakyat dan mahasiswa selalu bersama rakyat untuk mendapatkan keadilan.


Tri Dharma Perguruan Tinggi :
1. Pendidikan
Perguruan tinggi menyelenggarakan pendidikan sehingga dapat mempelajari berbagai ilmu pengetahuan dari berbagai disiplin ilmu. Tinggal kitanya yang memilih ingin mendalami ilmu apa yang diminati.
2. Penelitian
3. Pengabdian Kepada Masyarakat
Pemanfaatan sumber daya manusia terdidik untuk membantu mengembangjan masyarakat. Banyak perguruan tinggi yang mewajibkan mahasiswanya untuk mengabdi kepada masyarakat atau biasanya disebut KKN.

Selain itu pada minggu ini juga membahas tentang Bakat dan Kreativitas. Bakat merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang sejak lahir.

Jenis-jenis bakat :
1. Bakat umum, merupakan kemampuan yang berupa potensi dasar bersifat umum, setiap orang memiliki.
2. Bakat khusus, merupakan kemampuan yang berupa potensi khusus, sehingga tidak semua orang memiliki.

Selain bakat juga ada minat. Minat merupakan proses memfokuskan diri pada sesuatu yang diminatinya atau disukainya dengan perasaan senang.

Bakat dan minat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu :
1. Faktor Intern
Faktor bawaan (genetik) dan faktor kepribadian
2. Faktor Ekstern
Faktor lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, lingkungan sosial.

Selanjutnya mari kita membahas kreativitas. Apa itu kreativitas? Kreativitas merupakan sesuatu yang unik, baru, inovatif, berbeda atau tidak biasa, dan bukan hasil kebetulan. Kreativitas berguna untuk memenuhi kebutuhan dan memiliki beberapa kegunaan atau nilai.

Manusia memiliki kemampuan intelektual yang memungkinkan setiap pribadi mempunyai kreativitas.

Untuk berpikir kreatif dan kritis seseorang dapat menggunakan teknik Six Thinking Hats, yaitu :
1. The white hat (topi putih)
Topi putih itu netral dan objektif, hanya peduli dengan fakta.
Warna putih identik dengan kesucian. Pengguna topi putih lebih menonjolkan pemikiran analitis yang dihasilkan dari pengamatan fenomena yang terjadi disekitar.
2. The red hat (topi merah)
Pemikiran emosional, subjektif, berdasarkan persepsi, dan opini. Topi merah menunjukkan amarah dan emosi. Cara berpikir dengan kondisi emosional yang mendominasi.
3. The black hat (topi hitam)
Topi hitam sangat berhati hati. Memiliki pemikiran yang kritis, skeptis, fokus pada risiko. Tidak menerima kenyataan tanpa bukti yang meyakinkan.
4. The yellow hat (topi kuning)
Memiliki pemikiran yang optimis. Topi kuning identik dengan warna yang cerah menggambarkan sikap percaya diri dan selalu memandang permasalahan secara positif.
5. The green hat (topi hijau)
Berpikir kreatif dan penuh ide baru. Topi hijau sangat kritis dan berpikir di luar kebiasaan yang ada.
6. The blue hat (topi biru)
Selalu mementingkan proses dan berpikir secara terstruktur. Topi biru selalu melihat suatu permasalahan dengan gambaran besar dan selalu mengambil keputusan dengan memandang jauh ke depan.

Dari penjelasan di atas tentang six thinking hats, menurut saya yang saya gunakan yaitu topi putih. Karena saya selalu berpaku pada fakta fakta yang ada, dan belum sepenuhnya percaya kalau belum mengetahui faktanya.


Komentar