Polemik Sertifikasi Halal Mie Gacoan

Saya mengangkat kasus polemik sertifikasi halal mie gacoan. Kasus tersebut terjadi karena adanya expression of public yang diungkapkan pertama kali oleh akun tiktok @leli.azizah https://vt.tiktok.com/ZSR74aruC/ dan sempat menjadi trending topic di Twitter.

Menurut saya ini termasuk sukses karena juru bicara atau opini leader dari Mie Gacoan menegaskan bahwa pihaknya tidak ada niat buruk dalam memberi nama produk dan dia mengklaim bahwa 100% bahan baku yang digunakan sudah tersertifikasi halal. Dan mereka kembali mendapat kepercayaan dari publik, terbukti dengan gerai Mie Gacoan di setiap daerah masih ramai para pembeli.

Kasus ini terjadi karena budaya di Indonesia yang mayoritas muslim, jadi sertifikat halal menjadi hal penting bagi konsumen. Terdapat statement dari MUI, Sekretaris Umum MUI Jabar, Rafani Ahyar, dikutip dari TribunJabar, Kamis (25/8/2022) , mengatakan "seharusnya memberi nama itu yang baik-baik. Ini nama makanannya saja ada nama setan, ya jelas dari nama saja sudah mengandung unsur setan. Ya, logis kalau mereka tidak mengurus sertifikasi halal".
Jadi, meskipun semua bahan makanan yang disajikan sudah memenuhi keseluruhan kriteria halal, tapi jika namanya belum diganti tetap saja belum sah diberikan sertifikasi halal MUI. 

Komentar